3/11/12

All England 2012 : Taufik Pulang Tanpa Gelar


      Langkah demi langkah yang ditempuh Juara Dunia Bulutangkis 2005 harus terhenti di babak perempat final 9/3/2012. Langkah Taufik di kejuaraan All England 2012 ini pun dihentikan oleh pemain terbaik Cina, Lin Dan. Dimana, Lin Dan berhasil mengalahkan Taufik dengan score 21-18, 21-8. 
     Di babak pertama pertarungan antara keduanya berjalan ketat, kedua pemain menunjukkan kepiawaian mereka dalam dunia bulutangkis, mereka memilih bermain reli diselingi bola-bola pendek di depan net ke kiri dan ke kanan. Namun, memasuki babak kedua, Lin Dan mengubah strategi dan mampu menguasai pertarungan hingga memimpin 9-0 dan akhirnya meraih tiket ke semifinal dengan score 21-8.

    Harapan Taufik Hidayat untuk menyandang gelar juara All England dalam perjalanan karirnya tidak terwujud, karena Pahlawan olahraga Indonesia ini berniat untuk pensiun setelah kejuaraan Olimpiade tahun ini. Namun, gelar yang ia peroleh termasuk gemilang di dunia bulutangkis setelah meraih gelar Olimpiade Athena pada tahun 2004. "Tetap semangat Taufik Hidayat, kami selalu mendukungmu", ungkapan yang selalu terdengar dari THL (Taufik Hidayat Lovers), yang terus mendoakan dan memberikan semangat kepada sang idola. 

Hasil pertandingan Sumber : tournamentsoftware.com


3/9/12

All England 2012 : Taufik Melaju ke Babak Perempat Final

     Juara Olimpiade Athena 2004, Taufik Hidayat menambah kebahagiaan bangsa Indonesia, Taufik berhasil mengikuti langkah juniornya, Hayom Rumbaka ke babak perempat final. 
     Taufik yang pada babak pertama berhasil mengalahkan Kevin Cordon dari Guatemala, pada subuh hari tadi waktu Indonesia berhasil mengalahkan peringkat kelima dunia saat ini Chen Jin dari Cina. Taufik berhasil membuat seluruh pendukungnya merasa tegang di pagi hari waktu Indonesia karenan perolehan angka yang sangat tipis.
Bapak dari 2 orang anak ini berhasil mengalahkan Chen Jin dengan straight set 21-19,21-19. Permainan keduanya cukup alot selama 1 jam 2 menit. Pada set pertama Taufik selalu memimpin poin sampai 15 sama, 17 sama dan kemudian 1 poin direbut oleh Chen Jin, namun Taufik kembali memimpin hingga game 21-19. Keadaan pada set pertama tidak jauh berbeda dengan set yang kedua, dimana Taufik memimpin sejak awal pertandingan dengan 3-0 dan tidak memberikan kesempatan kepada Chen Jin untuk memimpin poin sampai pertandingan berakhir dengan score 21-19 kemenangan Taufik Hidayat.
     Melalui wawancara Taufik dengan BWF yang dikutip melalui youtube, Taufik mengatakan semoga Ia bisa bermain lebih baik lagi untuk babak perempat final melawan unggulan Cina, Lin Dan. Taufik juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan kepadanya.




2012 Yonex All-England Open - Taufik cracks China's wall

3/8/12

All England 2012 : Taufik Melaju dan Mengkritik di Babak Pertama

     Juara Dunia tahun 2005, Taufik Hidayat sekali lagi mengikuti turnamen All England yang berhadiah total 350.000 dalar AS. Impian Taufik belum pudar untuk meraih gelar juara All England.
    Taufik yang juga merupakan Runner Up All England pada tahun 1999 dan 2000 pada babak pertama berhasil mengalahkan pemain dari Guatemala yaitu Kevin Cordon dengan score 25-23, 21-17. Taufik meraih kemenangan di babak awal setelah berlaga di lapangan selama selamat 46 menit. Di babak kedua Taufik akan berhadapan dengan pemain China yang menjadi unggulan ke-5, Chen Jin.

hasil pertandingan
sumber : http://tournamentsoftware.com
      Setelah pertandingan di babak pertama turnamen All England, Taufik Hidayat memberikan kritik karena ia harus menunggu hampir 3 jam untuk melawan Kevin Cordon. "Saya merasa sangat lapar karena harus menunggu begitu lama. Kita harus makan tepat waktu dan teratur. Apa jadinya jika kita harus menunggu hampir 3 jam baru bisa tampil? Tangan saya sampai bergetar. Terlalu banyak waktu jeda yang terbuang di antara pertandingan. Tapi besok saya harus segera pulih dan berharap semoga semuanya baik-baik saja.", ungkap Taufik yang lumayan kecewa akan awal penyelenggaraan All England tahun ini.

3/7/12

ACHIEVEMENT 2011


2011

Runner-Up                        Proton Malaysia Open
Quarter-Finalist              Victor Korea Open
Quarter-Finalist              Yonex-Sunrise India Open
Quarter-Finalist              Djarum Indonesia Open
Quarter-Finalist              2011 Yonex OCBC US Open Grand Prix Gold
Runner Up                     2011 Yonex Canada Open
Semi-Finalist                  Bankaltim Indonesia Open GP Gold 2011
Quarter-Finalist              Kumpoo Macau Open
Winner                           Yonex-Sunrise Syed Modi Memorial India Open Grand Prix Gold  

3/5/12

Jadwal Milo School Competition 2012 + Tanggal Kehadiran Taufik Hidayat

Jadwal Milo School Competition:


1. Malang (29 Februari - 5 Maret 2012)
    Tempat : GOR Suryanaga
    Taufik Hidayat hadir tanggal 29 Februari 2012


2. Bandung (26 Maret - 31 Maret 2012)
    Tempat : GOR Bandung
    Taufik Hidayat hadir tanggal 31 Maret 2012

3. Jambi (9 April - 14 April 2012)

    Tempat : GOR Kota Baru
    Taufik Hidayat hadir tanggal 10 April 2012

4. Manado (7 Mei - 12 Mei 2012)

    Tempat : GOR Ari Lasut
    Taufik Hidayat hadir tanggal 11 dan 12 Mei 2012

5. Grand Final di Jakarta (4 Juni - 8 Juni 2012)

    Direncanakan di "TAUFIK HIDAYAT ARENA"


Saksikanlah perjuangan para calon juara dunia, dan jangan sampai kelewatan menyaksikan kepiawaian seorang Juara Dunia "Taufik Hidayat"....

2/29/12

Milo School Competition 2012 Tournament

     Turnamen bulutangkis Milo School Competition (MSC) sebagai ajang pencarian bibit-bibit bulutangkis melalui jalur sekolah akan mempertandingkan nomor perorangan dan nomor beregu. Pada nomor beregu, Taufik Hidayat peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 yang merupakan Duta MILO School Competition menyumbangkan piala atas nama dirinya untuk diperebutkan. Perebutan Piala Taufik Hidayat ini telah berlangsung sejak tahun 2005 saat pertama kali Taufik menjadi Duta MILO School Competition. 
    Piala Taufik Hidayat pada tahun ini akan diperebutkan di 4 kota di Indonesia. Kota-kota yang menjadi tempat perhelatan MSC tahun 2012 yaitu Malang (29 Februari – 4 Maret), Bandung (26 Maret-31 Maret), Jambi (9 April- 14 April), dan Manado (7 Mei-12 Mei). Para juara dari setiap kota akan diadu di babak final di Jakarta pada Juni mendatang.
     "Kami senang bisa ikut berpartisipasi dalam mengembangkan dunia bulutangkis, olahraga populer di Indonesia. Melalui bulutangkis, anak-anak Indonesia bisa belajar nilai-nilai kehidupan, seperti pantang menyerah, kerjasama tim, sportivitas, dan percaya diri," ujar Arshad Chaundhry, Presiden Diretur PT. Nestle Indonesia kepada wartawan di gedung Serba Guna Senayan, Jakarta, Senin (27/2).
     Selain hadiah uang, pebulutangkis yang meraih prestasi di kompetisi ini akan mendapatkan kesempatan berlatih di Taufik Hidayat Arena, dan dilatih oleh pemain-pemain top seperti Ardiyanti Firdasari, Simon Santoso, Sony Dwi Kuncoro dan Maria Febe.
     "MILO School Competition ini berbeda dengan kompetisi bulutangkis lainnya. Saya hidup dari bulutangkis, sehingga saat bekerja sama dengan Milo, saya langsung mengiyakan," ungkap Taufik yang juga menjadi duta kompetisi itu.