Showing posts with label Super Series 2010. Show all posts
Showing posts with label Super Series 2010. Show all posts

1/6/11

VICTOR- BWF Superseries Finals 2010 : Cedera, Taufik tak Maksimal


ARENAKU.COM – Taufik Hidayat mengalami retak kaki dalam pertandingan babak grup Final Super Series di Taipei, Taiwan, Rabu, sehingga kalah tiga set 18-21, 21-18, 7-21 dari pemain Thailand, Boonsak Ponsana (05-01-2011)
 
Taufik mengatakan, selain lawannya yang bermain bagus, ia sendiri bermain kurang maksimal karena kakinya kurang sehat dalam turnamen yang seharusnya menjadi kejuaraan akhir tahun berhadiah total 500.000 dolar Amerika Serikat (AS) tersebut.
“Saya masih takut-takut mainnya. Tetapi, lawannya juga lagi bagus,” kata Taufik, saat dihubungi usai pertandingan Grup B tunggal putra melawan Boonsak.
Menurut pemain peringkat dua dunia itu, dokter menemukan retak pada kaki kirinya sehinggaharus bermain secara berhati-hati.
Taufik selanjutnya akan melawan pemain China, Chen Long, pada pertandingan Grup B lainnya.

12/13/10

Hong Kong Open Super Series 2010 (Pictures)
















Hong Kong Terbuka Super Series 2010 : Taufik Gagal Atasi Lee Chong Wei

"Never thought will go this far in this tournament. Always a joy to play against LCW.Better luck next time"


         Kompas.com - Taufik Hidayat gagal menjuarai Hong Kong Terbuka Super Seeries setelah dikalahkan pemain Malaysia, Lee Chong Wei di final, Minggu.
Taufik yang diunggulkan di tempat ketiga  harus menyerah dalam dua game 19-21 9-21 dalam pertandingan yang berlangsung 31 menit. Di game pertama sebenarnya Taufilk mampu menunjukkan permainanan yang memikat. Ia memaksa Chong Wei yang merupakan unggulan petama untuk  kejar mengejar dalam perebutan poin.  Setelah kedudukan 12-12, Taufik bahkan menyodok dan unggul 19-17. Sayangnya, di posisi ini Taufik seperti kehilangan kontrol. Ia tidak mampu menambah poin dan melakukan banyak kesalahan yang membuat Chong Wei merebut game pertama ini 21-19.
          Kegagalan merebut game pertama ini benar-benar meruntuhkan mental bertanding Taufik Hidayat. Di game kedua permainannya benar-benar tidak akurat dan ia kerap membuat kesalahan. Setelah tertinggal 6-20, Taufik akhirnya menyerah 9-21. Namun di turnamen Hong Kong terbuka Super Series ini Taufik sempat membalas kekalahannya di Asian Games 2010 Guangzhou dengan mengalahkan pemain Korea Selatan, Park Sung Hwan.
          Taufik sendiri tidak terlalu menyesali kekalahannya. Usai pertandingan, di akun twitter miliknya ia menulis," Thanks buat dukungannya semua. Never thought will go this far in this tournament. Always a joy to play against LCW.Better luck next time

12/11/10

Hong Kong Open Super Series 2010 : Ke Final, Taufik Tantang Chong Wei

Kompas.com - Tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat, maju ke final Hongkong Terbuka Super Series. Mantan pemain Pelatnas Cipayung ini lolos ke partai puncak turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini, setelah berjuang selama 1 jam 9 menit untuk menang 15-21, 21-11, 21-19 atas pemain China, Chen Long, Sabtu (11/12/10) di Stadion Queen Elizabeth.

Namun di babak final, Minggu (12/12/10), Taufik bakal menghadapi ujian yang sangat berat, sebab telah menunggu rival terberatnya dari Malaysia, Lee Chong Wei. Unggulan utama tersebut tak menemui kesulitan berarti menuju final, karena menang straight game 21-14, 21-17 atas unggulan delapan dari Vietnam, Nguyen Tien Minh.

Ya, statistik head to head menunjukkan, Taufik, yang di turnamen ini menempati unggulan ketiga, kalah dari Chong Wei. Dari total 15 pertemuan, Chong Wei unggul 9-6, dengan enam pertemuan terakhir Chong Wei menang 5-1. Hanya saja, dalam laga terakhir di Kejuaraan Dunia 2010 bulan Agustus lalu, Taufik mengakhiri rangkaian kemenangan berturut-turut Chong Wei atas dirinya, dengan menaklukkan pemain nomor satu dunia tersebut 21-15, 11-21, 21-12.

Taufik mengawali duel melawan Chen Long dengan kurang bagus. Selepas skor 2-2, Taufik selalu tertinggal dari unggulan 7 tersebut hingga akhirnya menyerah 15-21.

Namun di game kedua, giliran Taufik yang mendominasi pertandingan. Mirip game pertama, selepas skor 2-2 Taufik langsung melejit, bahkan berhasil meraup delapan poin secara beruntun untuk unggul 19-8, sebelum menutupnya dengan 21-11 dan memaksa rubber game.

Pada game ketiga yang menjadi penentu, Chen Long sempat berada di atas angin karena unggul jauh atas Taufik. Pemain China tersebut memimpin 7-2, dilanjutkan dengan 11-6. Tetapi, Taufik mampu keluar dari tekanan dan bangkit untuk mengejar satu-satunya harapan China di sektor tunggal putra tersebut, hingga kedudukan imbang 11-11.

Chen Long sempat menjauh lagi berkat raihan tiga poin beruntun sehingga unggul 14-11. Tetapi Taufik kembali mengejar dan mampu membalikkan keadaan ketika mengumpulkan empat poin untuk memimpin 17-15. Duel berlangsung ketat dan seru, karena Chen Long bisa menyusul dan unggul 19-18, sebelum Taufik meraup tiga poin terakhir untuk menang 21-19 dan memastikan diri maju ke final.

Dengan keberhasilan Taufik ini, maka Indonesia memiliki dua wakil di partai puncak. Sebelumnya, ganda putra terbaik Tanah Air, Markis Kido/Hendra Setiawan, lebih dulu memastikan diri maju ke final usai menang 21-19, 23-21 atas rivalnya dari Korea, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae. Kido/Hendra menunggu pemenang Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong (6/Korea) vs Howard Bach/Tony Gunawan (Amerika Serikat).

Taufik Membalas, Lolos ke Semifinal (Hong Kong Sunrise Super Series 2010)


JAKARTA, Kompas.com - Taufik Hidayat melakukan pembalasan yang sempurna atas Park Sung Hwan pada perempat final Hongkong Terbuka Super Series, Jumat (10/12/10). Dalam duel di Stadion Queen Elizabeth, Hongkong, tunggal putra Indonesia tersebut menang dua game 23-21, 21-17 atas pemain Korea Selatan itu.

Dengan demikian, Taufik melangkah ke semifinal turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini. Besok, unggulan ketiga ini akan menghadapi satu-satunya pemain China yang lolos ke babak empat besar, Chen Long (unggulan 7), yang menang 17-21, 21-16, 21-19 atas pemain Korea Lee Hyun Il.


Di event ini, Taufik menjadi satu-satunya harapan Indonesia untuk meraih gelar di sektor ganda putra, setelah Dionysius Hayom Rumbaka tersingkir di babak pertama. Jika melangkah hingga ke partai puncak, Taufik kemungkinan besar bertemu rival terberatnya dari Malaysia, Lee Chong Wei, yang lolos tanpa bertanding melawan unggulan kelima dari China, yang juga juara dunia 2010, Chen Jin. Chong Wei akan bertemu unggulan delapan dari Vietnam, Nguyen Tien Minh, yang juga tak perlu peras keringat karena pemain nomor satu Chian, Lin Dan, mundur.

Duel Taufik vs Park, merupakan ulangan perempat final Asian Games XVI 2010 di Guangzhou, China, akhir bulan lalu. Ketika itu, Park membuat kejutan dengan menaklukkan Taufik 21-15, 21-16, sekaligus mengakhiri rekor kemenangan pemain Indonesia tersebut atas dirinya. Tetapi dengan revans yang baru saja dilakukan ini, maka Taufik kembali menambah panjang rekor kemenangannya atas Park menjadi 9-1.

11/13/10

Taufik : Denmark - French (pic)

The Winner "French Open Super Series 2010"
French Open Super Series 2010
Hidayat T vs Wang Z M


Taufik Hidayat vs Du Peng Yu

Taufik (runner up) Denmark SS 2010 vs Jan O J

11/8/10

Taufik Juara di Perancis


JAKARTA, Kompas.com - Tunggal putera Indonesia, Taufik Hidayat menjuarai turnamen Perancis Terbuka Super Series, Minggu (7/11).

Taufik, 30, diungggulkan di tempat kedua turnamen yang berlangsung di Stade Baron Pierre de Coubertin ini. Di final, Taufik mengalahkan unggulan 8 asal Denmark, Joachim Persson dalam dua game 21-16 21-11.

Taufik yang memiliki pukulan lebih komplit tampil terlalu kuat bagi lawannya. Padahal di babak semifinal, Persson membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan pertama asal Denmark, Peter Hoeg Gade.

Bagi Taufik ini menjadi semacam suntikan semangat menjelang tampil membela negara di ajang Asian Games Guangzhou, China mulai 12 November mendatang. Pakan lalu, Taufik juga lolos ke final Denmark Terbuka Super Series.

Dalam pertandingan sebelumnya, Denmark menjuarai ganda putera saat unggulan pertama Matthias Boe/Carsten Mogensen mengalahkan ganda Jerman Ingo Kindervater/Johannes Schottler 21-15 21-9 dalam 37 menit. 

11/7/10

French Open Super Series 2010 Taufik ke Final, Kido/Hendra Tersingkir

Bulutangkis.com - Taufik Hidayat menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang melaju ke babak final Perancis Super Series 2010 hari ini (Sabtu, 06 November 2010), setelah pasangan Markis Kido/ Hendra Setiawan gagal meraih kemenangan atas ganda putra Jerman, Ingo Kindervater/ Johannes Schöttler pada pertandingan semi final yang berlangsung di Pierre de Coubertin Stadium, Paris. 



Peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 ini melangkah ke babak final setelah menaklukkan pebulutangkis Thailand, Boonsak Ponsana yang merupakan unggulan tiga dengan skor 21-13, 21-14. Selanjutnya Taufik yang diunggulkan pada posisi dua akan menghadapi pebulutangkis unggulan delapan dari Denmark, Joachim Persson yang berhasil menaklukkan rekannya pebulutangkis veteran, Peter Hoeg Gade 21-14, 16-21, 21-17. 

Sementara ganda putra peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008, Markis Kido/ Hendra Setiawan unggulan dua, kembali gagal untuk meraih juara super series setelah pada pertadingan kemarin tak berdaya menghadapi ganda putra Jerman bukan unggulan, Ingo Kindervater/ Johannes Schöttler lewat pertarungan tiga set 13-21, 21-17, 22-20. 

Kegagalan ini memperpanjang rekor kekalahan bagi Kido/ Hendra di ajang super series. Pada pekan lalu, Kido/Hendra gagal di babak semi final Denmark Super Series menghadapi ganda putra Denmark, Mathias Boe/ Carsten Mogensen 13-21, 12-21 yang kali ini juga melaju ke babak final setelah menaklukkan rekannya Mads Conrad-Petersen/ Jonas Rasmussen dengan skor 21-23, 21-6, 21-16. (*)