Showing posts with label Tournament 2012. Show all posts
Showing posts with label Tournament 2012. Show all posts

8/2/12

Taufik Kecam Permainan Tak Fair 4 Ganda Putri


LONDON, Kompas.com - Juara Olimpiade Athena 2004, Taufik Hidayat, menilai kasus permainan tidak fair yang melibatkan empat ganda putri saat tampil di laga terakhir penyisihan grup Olimpiade London 2012, Selasa (31/7/2012), sangat memalukan bagi bulutangkis. Dia berharap Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) memberikan sanksi tegas.

"Saya harap ada tindakan dari BWF. Kita harus mengamankan masa depan bulutangkis karena akan ada penilaian dari IOC (Komite Olimpiade Internasional) apakah bulutangkis tetap masuk di Olimpiade atau tidak," kata Taufik.

Sementara itu, juara All England yang merupakan pemain ganda campuran andalan Indonesia, Liliyana Natsir, menilai dari posisi atlet, dirinya mengerti jika mereka ingin melakukan yang terbaik apa pun caranya. Oleh karena itu, dia berharap peraturan pertandingan diperketat.

"Bisa saja seperti ini, tetapi setelah lolos babak grup diundi lagi sehingga pemain tidak bisa memilih-milih lawan," katanya.

Ia mengakui bahwa kasus seperti itu sudah sering terjadi dalam berbagai pertandingan karena tidak ada aturannya. Oleh karena itu, dia berharap BWF dapat memperbaikinya.

"Kalau terus terusan seperti ini apa jadinya bulu tangkis," kata Liliyana.

Kasus ini melibatkan dua pasangan Korea Selatan, Ha Jung Eun/Kim Min Jung dan Jung Kyung Eun/Kim Ha-na, serta ganda putri nomor satu dunia asal China, Wang Xiaoli/Yung dan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari. 

Permainan yang dicurigai sangat tidak fair ini bermula ketika Wang/Yu kalah dua game langsung 14-21, 11-21 dari Jung/Kim pada laga terakhir penyisihan Grup A. Unggulan utama tersebut ditengarai sengaja mengalah sehingga hanya menjadi runner-up grup A. Dengan demikian, mereka terhindar dari kemungkinan bertemu kompatriotnya, Tian Qing/Zhao Yunlei, di semifinal - China memasang target kedua pasangan terbaiknya ini melaju ke final. Tian/Zhao, yang merupakan ungguan kedua, di luar dugaan menyerah 20-22, 12-21 dari pasangan Denmark Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl, sehingga mereka juga jadi runner-up Grup D. Nah, karena Wang/Yu menjadi runner-up Grup A, maka baik Meiliana/Greysia maupun Ha/Kim tak ingin menjadi juara Grup C. Pasalnya, jika menjadi juara grup maka di perempat final nanti mereka harus menghadapi ganda putri terbaik dunia tersebut. Jadilah, laga Meiliana/Greysia melawan Ha/Kim berlangsung sangat buruk di mana kedua pasangan sengaja mematikan bola. Bahkan, kedua pasangan ini sempat didiskualifikasi sebelum wasit memberi ampunan dan melanjutkan laga itu yang akhirnya dimenangkan Ha/Kim.

sumber : Kompas

Lin Dan Lawan Terakhir Taufik di Ajang Olimpiade


Kiprah Taufik  Hidayat di Olimpiade London 2012 terhenti di pertandingan 16 besar yang dilaksanakan di Wembley Arene 01/08/2012.  Langkah peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 ini dihentikan oleh peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008, Lin Dan.

Setelah menjadi juara grup O dengan mengalahkan Petr Koukal 21-8, 21-8 dan Pablo Abian 22-20, 21-1, Taufik yang menjadi unggulan 11 harus menghadapi Lin Dan dari China yang menduduki unggulan ke-2.  Lin Dan menang atas Taufik dengan skor 21-9, 21-12. 

"Lin Dan memang bermain lebih bagus", pernyataan Taufik setelah pertandingan usai sesuai yang dilansir situs resmi PB-PBSI. "Dari semua aspek dia unggul. Mulai dari skill, stamina dan lainnya. Kami sama-sama tahu permainan masing-masing, dari segi fisik dia lebih  lebih tahan", ungkap atlet  Indonesia yang telah 4 kali mengikuti ajang Olimpiade.

Olimpiade London 2012 merupakan olimpiade terakhir yang akan diikuti Taufik  Hidayat setelah mengikuti olipiade Sydney 2000, Athena 2004 dan Beijing 2008. Taufik berencana untuk perlahan-lahan mengurangi keikutsertaannya di turnamen-turnamen dan menurutnya kemungkinan Indonesia Open tahun depan akan menjadi turnamen dunia terakhir yang akan diikutinya.


7/28/12

AYO DUKUNG 22 ATLET INDONESIA DI OLIMPIADE LONDON 2012!!!


Pesta olahraga terbesar di dunia yakni OLIMPIADE telah dimulai. Ajang olahraga dunia yang diselenggarakan 4 tahun sekali ini, pada tahun 2012 ini diselenggarakan di LONDON. Olimpiade musim panas ini, secara resmi bernama "Games of The XXX Olympiad" atau Olimpiade London 2012. Dengan slogan "Lives is One", olimpiade ini diikuti oleh 207 negara dengan jumlah atlet diperkirakan sebanyak 10.500 atlet.

INDONESIA merupakan salah satu negara peserta olimpiade London 2012, dengan jumlah atlet yang akan berlaga sebanyak 22 atlet dari 8 cabang olahraga. Olimpiade London 2012 ini yang telah dibuka pada tanggal 27-07-2012 memberi suasana baru bagi setiap orang di seluruh pelosok dunia. Melihat hal tersebut, marilah kita bersama Taufik Hidayat Arena ikut menyukseskan pesta olahraga terbesar di dunia ini dengan mendukung ke-22 atlet Indonesia yakni salah satunya dengan MEMBERI HASHTAG #Go22Indonesia di jejaring sosial saat mengupdate. Sesuai dengan tagline THArena "THA FOR ALL, ALL FOR INDONESIA", pada olimpiade ini diberharap dengan #Go22Indonesia masyarakat bisa bersatu untuk mendukung atlet-atlet kita tidak hanya terbatas pada bulutangkis tapi semua atlet dari berbagai cabang olahraga. Apapun hasil yang didapatkan dalam setiap pertandingan pahlawan-pahlawan olahraga Indonesia kita, marilah kita tetap memberikan dukungan kita.


#Go22Indonesia

Daftar nama atlet Indonesia pada Olimpiade London 2012 :
1.    Adriyanti Firdasari, Badminton
2.    Bona Septano, Badminton
3.    Greysia Polii, Badminton
4.    Lilyana Natsir, Badminton
5.    Meiliana Jauhari, Badminton
6.    Mohammad Ahsan, Badminton
7.    Simon Santoso, Badminton
8.    Taufik Hidayat, Badminton
9.    Tontowi Ahmad, Badminton
10.  Citra Febrianti, Weightlifting
11.  Deni, Weightlifting
12.  Hasbi Muhamad, Weightlifting
13.  Irawan EkoYuli, Weightlifting
14.  Jadi Setiadi, Weightlifting
15.  Triyatno, Weightlifting
16.  Diaz Kusumawardani, Shooting
17.  Ika Yuliana Rochmawati, Archery
18.  Fernando Lumain, Athletics
19.  Triyaningsih, Athletics
20.  Diah Permatasari, Fencing
21.  I Gede Sudartawa, Swimming
22.  Putu Wiradamungga, Judo

DON'T FORGET TO GIVE HASHTAG #Go22Indonesia

5/25/12

Tanggapan Taufik atas Kekalahan Tim Thomas di Babak Perempat Final

Harapan seluruh warga Indonesia kepada para atlet bulutangkis untuk memboyong kembali piala Thomas dan Uber ke Indonesia tahun 2012 ini pupus sudah pada hari Rabu, 23/5/2012 setelah Tim Thomas dan Uber Indonesia kalah dari Tim Thomas dan Uber Jepang dengan skor 2-3.

Kekalahan Indonesia menuai banyak tanggapan dari berbagai pihak, baik pemerintah, pengamat bulutangkis, atlet, bahkan masyarakat pada umumnya.
Salah satu atlet yang sudah untuk ke-7 kalinya berjuang dalam tim Thomas Indonesia (pada tahun 2000, 2002, 2004, 2006, 2008, 2010, 2012) yakni Taufik Hidayat pun memberikan tanggapan atas kekalahan Timnya di perempat final Thomas cup 2012. 

Adapun tanggapan yang dapat dihimpun yakni dari antaranews.com
"Kalau boleh berkata jujur, saya ingin mengatakan tim memang tidak kompak dan kenyataan memang begitu. Saya juga sangat prihatin dan ingin mempertanyakan komitmen teman-teman untuk berjuang membela tim nasional,"

"Menurut Taufik Hidayat kegagalan ini harusnya dijadikan titik tolak untuk pembenahan perbulutangkisan nasional di masa mendatang khususnya dalam bidang regenerasi pemain."

"Melihat kondisi yang ada dalam kepengurusan PBSI, Taufik menegaskan bahwa ia tidak akan bersedia lagi dipanggil untuk tampil di Piala Thomas dua tahun mendatang. "Saya tidak mau main lagi di Piala Thomas mendatang, meski ranking saya masih tetap lebih tinggi dibanding pemain lain,""
selengkapnya...

selain itu, melalui akun twitternya , atlet yang meraih emas olimpiade pada tahun 2004 memberikan beberapa komentar atas kekalahannya 
"sorry I'm lose today..but I'm ok..mudah2an pemain yg lain gak patah semangat n is last thomast cup buat akunya,,"
"7 kali ikut thomash cup udah cukup buat akunyaa.. Sekarang giliran yg muda2 yg main.. I'm tired "

Aa (sapaan akrab penggemar TH kepadanya) juga memberikan tanggapan atas komentar dari beberapa pihak yang menjudge para atlet karena kalah
"Ya itulah sebagian orang kurang menghargain olahraga kita, taunya cuma menang ajaa,kalo kalah gak boleh"
Cuma satu kata non - BISA GAK DIA MAIN BULUTANGKIS,berprestasi N APA YG UDAH MEREKA BERIKAN BUAT BANGSA INI-hahahaha  
"I know non,,aku cuma geli aja bacanya..apa yg ada di pikiran orang2 itu..makanya sebagian orang2 kita gak maju ya begitulah cara berfikirnya"

Demikianlah, ungkapan-ungkapan yang telah diberikan salah satu pahlawan bulutangkis Indonesia yang harus dihargai oleh masyarakat Indonesia, karena seorang Taufik Hidayatpun adalah bagian dari bangsa ini yang peduli akan kemajuan bulutangkis Indonesia. 
Dari berbagai tanggapan dan komentar yang telah diberikan, 1 hal yang pasti harus dijunjung tinggi yakni sportivitas, dimana dalam setiap pertandingan ada yang menang, ada yang kalah, dan semua harus siap menerimanya....
selain itu, seperti kata bona septano dalam akun twitternya : Jgn liat hasilnya tp liat perjuangannya,kalah menang hal yg biasa..
dan 1 lagi statement dari atlet yang harus diingat para masyarakat Indonesia
"Jika tak bisa mendukung kami saat kalah, jangan pernah bersorak saat kami menang."

====Do Your Best and Let God Do The Rest===

5/24/12

Langkah Tim Thomas dan Uber Indonesia Terhenti di Babak Perempat Final

"Dalam setiap pertandingan, ada yang menang dan ada yang kalah, dan setiap orang sadar akan hal tersebut"

Kalimat yang harus diterima oleh masyarakat Indonesia, setelah tim Thomas dan tim Uber Indonesia gagal melaju ke babak semifinal dalam turnamen Thomas Uber Cup 2012.
Tim Thomas Indonesia akhirnya mengakui kemenangan Tim Thomas Jepang setelah kalah 2-3. Indonesia yang menurunkan Simon Santoso dalam partai pertama (tunggal) awalnya senang setelah Simon menang atas Sho Sasaki yang membuat Indonesia unggul 1-0, namun di partai kedua (ganda) Markis/Hendra kalah dari pasangan Hirata/Hashimoto yang membuat skor 1-1. 
Kekalahan Markis/Hendra diikuti oleh kekalahan Taufik Hidayat dari Kenichi Tago yang membuat Indonesia tertinggal 1-2, kemudian Indonesia kembali menyamakan kedudukan lewat pasangan ganda Alvent/Ahsan menjadi 2-2 setelah menang atas Endo/Hayakawa.
Di partai terakhir akhirnya Indonesia harus mengakui kekalahan dari Jepang setelah Hayom Rumbaka yang telah berjuang gagal memberikan poin setelah kalah dari Takuma Ueda.

Kekalahan Tim Thomas Indonesia, diikuti oleh Tim Uber Indonesia yang juga kalah dari Tim Uber Jepang.
Tim Uber Indonesia yang pada partai pertama dan kedua gagal menyumbangkan poin setelah Maria Febe kalah dari Sayaka Sato dan Greys/Meiliana kalah dari Mizuki/Reika pada partai ketiga dan keempat masih bisa memperpanjang pertandingan setelah Adrianti Firdasari menang atas Eriko Hirose dan pasangan Nitya/Anneke menang atas Shizuka/Matsuo. Namun, akhirnya Tim Uber Indonesia mengakui keunggulan Tim Uber Jepang setelah Lindaweni Fanetri kalah dari Minatsu Mitani dengan rubber game.

Kekalahan Tim Thomas Indonesia kali ini membuat sejarah baru dimana sejak mengikuti turnamen ini pada 1958 Tim Thomas Indonesia selalu dapat melewati babak perempat final bahkan waktu pertama kali mengikuti turnamen ini langsung menjadi juara, namun pada tahun 2012 ini tidak bisa sampai ke babak semifinal

Namun, dibalik semuanya itu, sebagai bangsa Indonesia yang menghargai jasa para pahlawan kita harus tetap menghargai dan memberikan dukungan bagi tim Thomas dan tim Uber yang telah berusaha memberikan yang terbaik.

Hasil Perempat Final Thomas cup INA-JPN
Hasil Perempat Final Uber cup INA-JPN
sumber : tournamentsoftware.com

5/22/12

Thomas & Uber Indonesia Gagal Bendung Cina


VIVAnews - Indonesia akhirnya harus menyerah dari Cina pada lanjutan fase grup Thomas dan Uber Cup 2012 di Wuhan, Selasa 22 Mei 2012. Wakil putra maupun putri Indonesia tidak bisa mengungguli lawan-lawannya dan membendung laju tuan rumah.

Menghadapi pemain nomor tiga dunia, Chen Long, Indonesia yang diwakili Tommy Sugiarto tampil penuh semangat dan langsung agresif sejak awal. Permainan netting anak Icuk Sugiarto itu sempat menyulitkan Chen Long, tapi akurasi pukulan wakil Cina itu membuatnya gagal mengembangkan permainan.

Smash keras dan penempatan shuttlecock yang sempurna membuat Chen Long tanpa kesulitan menjauh dan mengunci set pertama, 21-11.

Tommy bermain lebih berani pada set kedua. Akurasi pukulan smash dan dropshotnya kerap menyulitkan Chen Long, performanya jauh lebih baik dari pada set pertama.

Namun kesalahan yang dibuatnya pada momen-momen menentukan langsung dimanfaatkan Chen Long. Bola tanggung Tommy langsung disambarnya untuk mengunci set kedua 21-16 dan memastikan kemenangan 3-0 Cina atas Indonesia.
Mundur Lagi
Dalam partai penentuan di Uber Cup, Indonesia menurunkan Lindaweni Fanetri sebagai tunggal kedua melawan Wang Shixian, dan di luar dugaan pemain berperingkat 53 BWF itu mampu tampil spartan dan langsung memimpin telak 11-5 atas wakil tuan rumah pada awal set pertama.

Permainan netting Lindaweni ditambah kesalahan yang kerap dilakukan Wang membuat poin demi poin bisa didapatkan wakil Indonesia itu.

Bermain di depan publik sendiri, semangat Wang Shixian bangkit. Perlahan poin Lindaweni mampu dikejar dan disamakan oleh Wang 14-14.

Terkejar, Lindaweni langsung kembali bangkit dengan menambah pundi-pundi poinnya. Perlahan tapi pasti akhirnya dia berhasil merebut satu set dari tangan Cina dengan kemenangan 21-17.

Performa menawan Lindaweni gagal berlanjut di set kedua. Wang Shixian tampil menekan sejak awal dan terus menjauh dari kejaran Lindaweni.

Menurunnya performa Lindaweni ternyata akibat cedera yang menghinggapinya pada set pertama. Akhirnya ia pun memilih mundur saat skor 10-3 untuk keunggulan Wang.

Dengan hasil ini Indonesia berarti dipastikan kalah dari Cina, karena agregat sudah 0-3 dari sistem best-of-five games. (umi)
sumber : viva news

4/16/12

AXIATA CUP 2012 : GARUDA MENGALAHKAN RAJAWALI

"You are the best, Giving your best,,,,"

Pesan yang telah diwujudkan oleh para atlet INDONESIA di ajang bergengsi tingkat ASEAN yang untuk pertama kalinya digelar yaitu AXIATA CUP. Indonesia yang telah menurunkan 2 tim yakni, Indonesia Garuda dan Indonesia Rajawali berhasil membuktikan bahwa mereka masih "ADA". Hal ini terbukti dengan terjadinya All Indonesian Final Axiata Cup 2012.

Final yang dilaksanakan dalam 2 leg dan di laksanakan di Indonesia sangat menghibur masyarakat Indonesia terlebih khusus pecinta bulutangkis.

axiata cup on fb
Dalam leg 1, Pada Partai pertama Indonesia Garuda menurunkan Simon Santoso vs Tommy Sugiarto dari Indonesia Rajawali yang dimenangkan oleh Simon dengan skor 21-19,21-7. Partai kedua Indonesia Garuda menurunkan Markis Kido/Hendra Setiawan dan menang atas Rian Agung/Angga Pratama dari Indonesia Rajawali dengan skor 21-14,21-17. Pada Partai terakhir Indonesia Garuda menurunkan Taufik Hidayat yang sempat memberikan atraksi-atraksi menarik dalam permainannya melawan Hayom Rumbaka dari Indonesia Rajawali dan memenangkan permainan dalam rubber game dengan skor 21-17,25-27,21-16.

Dalam leg 2, Pada Partai pertama Indonesia Garuda kembali menurunkan Simon Santoso yang akhirnya memastikan kemenangan atas Indonesia Rajawali setelah menang atas Tommy Sugiarto 21-16,21-10. Partai kedua Indonesia Garuda menurunkan Moh. Ahsan/Bona Septano yang akhirnya mengakui kemenangan pasangan gado-gado Alvent Yulianto/Angga Pratama dengan skor 21-23, 21-12, 13-21. Pada partai terakhir dari seluruh partai di Axiata cup dimainkan oleh Taufik Hidayat dan Shesar Hiren yang akhirnya dimenangkan oleh Taufik Hidayat dengan skor 21-14,21-15. 

Dari hasil tournament Axiata Cup ini membuktikan INDONESIA masih unggul di tingkat ASEAN. Semoga kemenangan Indonesia di Axiata Cup dapat terulang pada bulan depan dalam ajang perhelatan Thomas-Uber Cup 2012.

Hasil All Indonesian Final
from : axiatacup.com

4/3/12

Axiata Cup 2012 : All Indonesian Final


Axiata Cup akhirnya menuju babak final.  Setelah Tim Indonesia Rajawali berhasil mengalahkan Malaysia Leopards 3-0 di Malaysia dan 3-0 di Indonesia dan Tim Indonesia Garuda berhasil mengalahkan Malaysia Tigers 2-1 di Indonesia dan 3-0 di Malaysia, akhirnya membuktikan bahwa Indonesia masih yang terbaik di ASEAN.  Hasil tersebut juga membuat All Indonesian Final pada tanggal 15 April 2012 nanti.

3/19/12

Swiss Open 2012 : Taufik Terhenti di Semi Final

Perjuangan sang juara Olimpiade Athena 2004, Taufik Hidayat kandas di babak Semi Final. Chen Jin yang sempat dikalahkan Taufik di tournament All England 2012 akhirnya membalas kekalahannya pada babak semi final Swiss Open 2012. Taufik yang pada babak pertama sempat memimpin dengan skor 3-0 akhirnya harus menerima kekalahan pada babak semi final dengan skor 11-21, 18-21.
 
sumber :  tournamentsoftware.com

3/16/12

Swiss Open 2012 : Taufik Melaju ke Semi Final

 Photos by Michel Matthey de l'Etang
(swissopen.com)
     Perjuangan yang berbuahkan hasil, setelah melewati 4 pertandingan dalam tournament Swiss Open  2012 akhirnya Taufik Hidayat memastikan dirinya masuk ke babak semi final. 
Taufik baru saja mengalahkan Wan Ho Shon dari Korea dengan rubber game 21-14, 10-21, 21-19 dalam waktu 1 jam 2 menit. Sebelumnya, di babak III Taufik berhasil mengalahkan unggulan ke-8 dalam tournament ini yakni Pengyu Du dari Cina dengan 21-18, 21-15 dalam waktu 44 menit, di babak II Juara Olimpiade 2004 mengalahkan Henri Hurskainen dari Sweden dengan 17-21, 21-12, 21-16 dalam waktu 59 menit, dan di babak I mengalahkan Zi Liang Derek Wong dari Singapore dengan 21-14, 17-21, 21-19 dalam waktu 53 menit. Turnamen yang dilaksanakan di St. Jakobshalle, Basel Swizterland cukup menguras stamina dari Taufik Hidayat dilihat dari pertandingan yang dilaluinya. Namun, keadaan tersebut tidak menutup kemungkinan buat Taufik membawa pulang gelar juara Swiss Open 2012 ke Indonesia.

3/11/12

All England 2012 : Taufik Pulang Tanpa Gelar


      Langkah demi langkah yang ditempuh Juara Dunia Bulutangkis 2005 harus terhenti di babak perempat final 9/3/2012. Langkah Taufik di kejuaraan All England 2012 ini pun dihentikan oleh pemain terbaik Cina, Lin Dan. Dimana, Lin Dan berhasil mengalahkan Taufik dengan score 21-18, 21-8. 
     Di babak pertama pertarungan antara keduanya berjalan ketat, kedua pemain menunjukkan kepiawaian mereka dalam dunia bulutangkis, mereka memilih bermain reli diselingi bola-bola pendek di depan net ke kiri dan ke kanan. Namun, memasuki babak kedua, Lin Dan mengubah strategi dan mampu menguasai pertarungan hingga memimpin 9-0 dan akhirnya meraih tiket ke semifinal dengan score 21-8.

    Harapan Taufik Hidayat untuk menyandang gelar juara All England dalam perjalanan karirnya tidak terwujud, karena Pahlawan olahraga Indonesia ini berniat untuk pensiun setelah kejuaraan Olimpiade tahun ini. Namun, gelar yang ia peroleh termasuk gemilang di dunia bulutangkis setelah meraih gelar Olimpiade Athena pada tahun 2004. "Tetap semangat Taufik Hidayat, kami selalu mendukungmu", ungkapan yang selalu terdengar dari THL (Taufik Hidayat Lovers), yang terus mendoakan dan memberikan semangat kepada sang idola. 

Hasil pertandingan Sumber : tournamentsoftware.com


3/9/12

All England 2012 : Taufik Melaju ke Babak Perempat Final

     Juara Olimpiade Athena 2004, Taufik Hidayat menambah kebahagiaan bangsa Indonesia, Taufik berhasil mengikuti langkah juniornya, Hayom Rumbaka ke babak perempat final. 
     Taufik yang pada babak pertama berhasil mengalahkan Kevin Cordon dari Guatemala, pada subuh hari tadi waktu Indonesia berhasil mengalahkan peringkat kelima dunia saat ini Chen Jin dari Cina. Taufik berhasil membuat seluruh pendukungnya merasa tegang di pagi hari waktu Indonesia karenan perolehan angka yang sangat tipis.
Bapak dari 2 orang anak ini berhasil mengalahkan Chen Jin dengan straight set 21-19,21-19. Permainan keduanya cukup alot selama 1 jam 2 menit. Pada set pertama Taufik selalu memimpin poin sampai 15 sama, 17 sama dan kemudian 1 poin direbut oleh Chen Jin, namun Taufik kembali memimpin hingga game 21-19. Keadaan pada set pertama tidak jauh berbeda dengan set yang kedua, dimana Taufik memimpin sejak awal pertandingan dengan 3-0 dan tidak memberikan kesempatan kepada Chen Jin untuk memimpin poin sampai pertandingan berakhir dengan score 21-19 kemenangan Taufik Hidayat.
     Melalui wawancara Taufik dengan BWF yang dikutip melalui youtube, Taufik mengatakan semoga Ia bisa bermain lebih baik lagi untuk babak perempat final melawan unggulan Cina, Lin Dan. Taufik juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan kepadanya.




2012 Yonex All-England Open - Taufik cracks China's wall

3/8/12

All England 2012 : Taufik Melaju dan Mengkritik di Babak Pertama

     Juara Dunia tahun 2005, Taufik Hidayat sekali lagi mengikuti turnamen All England yang berhadiah total 350.000 dalar AS. Impian Taufik belum pudar untuk meraih gelar juara All England.
    Taufik yang juga merupakan Runner Up All England pada tahun 1999 dan 2000 pada babak pertama berhasil mengalahkan pemain dari Guatemala yaitu Kevin Cordon dengan score 25-23, 21-17. Taufik meraih kemenangan di babak awal setelah berlaga di lapangan selama selamat 46 menit. Di babak kedua Taufik akan berhadapan dengan pemain China yang menjadi unggulan ke-5, Chen Jin.

hasil pertandingan
sumber : http://tournamentsoftware.com
      Setelah pertandingan di babak pertama turnamen All England, Taufik Hidayat memberikan kritik karena ia harus menunggu hampir 3 jam untuk melawan Kevin Cordon. "Saya merasa sangat lapar karena harus menunggu begitu lama. Kita harus makan tepat waktu dan teratur. Apa jadinya jika kita harus menunggu hampir 3 jam baru bisa tampil? Tangan saya sampai bergetar. Terlalu banyak waktu jeda yang terbuang di antara pertandingan. Tapi besok saya harus segera pulih dan berharap semoga semuanya baik-baik saja.", ungkap Taufik yang lumayan kecewa akan awal penyelenggaraan All England tahun ini.

3/5/12

Jadwal Milo School Competition 2012 + Tanggal Kehadiran Taufik Hidayat

Jadwal Milo School Competition:


1. Malang (29 Februari - 5 Maret 2012)
    Tempat : GOR Suryanaga
    Taufik Hidayat hadir tanggal 29 Februari 2012


2. Bandung (26 Maret - 31 Maret 2012)
    Tempat : GOR Bandung
    Taufik Hidayat hadir tanggal 31 Maret 2012

3. Jambi (9 April - 14 April 2012)

    Tempat : GOR Kota Baru
    Taufik Hidayat hadir tanggal 10 April 2012

4. Manado (7 Mei - 12 Mei 2012)

    Tempat : GOR Ari Lasut
    Taufik Hidayat hadir tanggal 11 dan 12 Mei 2012

5. Grand Final di Jakarta (4 Juni - 8 Juni 2012)

    Direncanakan di "TAUFIK HIDAYAT ARENA"


Saksikanlah perjuangan para calon juara dunia, dan jangan sampai kelewatan menyaksikan kepiawaian seorang Juara Dunia "Taufik Hidayat"....

2/29/12

Milo School Competition 2012 Tournament

     Turnamen bulutangkis Milo School Competition (MSC) sebagai ajang pencarian bibit-bibit bulutangkis melalui jalur sekolah akan mempertandingkan nomor perorangan dan nomor beregu. Pada nomor beregu, Taufik Hidayat peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 yang merupakan Duta MILO School Competition menyumbangkan piala atas nama dirinya untuk diperebutkan. Perebutan Piala Taufik Hidayat ini telah berlangsung sejak tahun 2005 saat pertama kali Taufik menjadi Duta MILO School Competition. 
    Piala Taufik Hidayat pada tahun ini akan diperebutkan di 4 kota di Indonesia. Kota-kota yang menjadi tempat perhelatan MSC tahun 2012 yaitu Malang (29 Februari – 4 Maret), Bandung (26 Maret-31 Maret), Jambi (9 April- 14 April), dan Manado (7 Mei-12 Mei). Para juara dari setiap kota akan diadu di babak final di Jakarta pada Juni mendatang.
     "Kami senang bisa ikut berpartisipasi dalam mengembangkan dunia bulutangkis, olahraga populer di Indonesia. Melalui bulutangkis, anak-anak Indonesia bisa belajar nilai-nilai kehidupan, seperti pantang menyerah, kerjasama tim, sportivitas, dan percaya diri," ujar Arshad Chaundhry, Presiden Diretur PT. Nestle Indonesia kepada wartawan di gedung Serba Guna Senayan, Jakarta, Senin (27/2).
     Selain hadiah uang, pebulutangkis yang meraih prestasi di kompetisi ini akan mendapatkan kesempatan berlatih di Taufik Hidayat Arena, dan dilatih oleh pemain-pemain top seperti Ardiyanti Firdasari, Simon Santoso, Sony Dwi Kuncoro dan Maria Febe.
     "MILO School Competition ini berbeda dengan kompetisi bulutangkis lainnya. Saya hidup dari bulutangkis, sehingga saat bekerja sama dengan Milo, saya langsung mengiyakan," ungkap Taufik yang juga menjadi duta kompetisi itu.

2/1/12

Taufik Lebih Nyaman Jadi Tunggal Kedua


JAKARTA, Kompas.com - Juara Olimpiade Athena 2004, Taufik Hidayat, mengaku lebih nyaman menjadi tunggal kedua pada kualifikasi Piala Thomas di Macau, 13-19 Februari 2012.


"Sebagai tunggal kedua, bebannya sama saja, tetapi mainnya lebih nyaman," ujar Taufik yang ditemui usai berlatih di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Selasa (31/1/12).Ia mengatakan, sebagai tunggal kedua ia bisa bermain lebih lepas karena lebih berpengalaman dibanding pemain-pemain lawan yang juga menjadi tunggal kedua."Kalau sebagai tunggal pertama, sudah jelas lawan-lawannya. Misalnya China kemungkinan Lin Dan atau Chen Long, Malaysia Lee Chong Wei, sedangkan Korea Lee Hyun Il," katanya seraya menambahkan bahwa menghadapi tunggal kedua akan lebih mudah baginya.Taufik yang saat ini berperingkat 12 dunia akan menjadi tunggal kedua di bawah Simon Santoso yang menempati peringkat 10 dunia.Pebulutangkis yang sudah memperkuat tim Indonesia pada Piala Thomas sejak 2000 itu juga yakin, tim Thomas Indonesia bisa menjadi juara Grup B pada kualifikasi yang terdiri atas India, Singapura dan tuan rumah Macau."Kalau dilihat dari lawan dan partai pertandingannya bisa lah jadi juara grup," katanya.Kualifikasi Piala Thomas zona Asia diikuti 14 tim termasuk juara bertahan China, yang dibagi ke dalam empat grup.Grup A terdiri atas China, Taiwan dan Vietnam, Grup B dihuni Indonesia, India, Singapura, Macau, sedangkan pada Grup C terdapat Jepang, Thailand, Sri Lanka dan Kazakhstan. Adapun Grup D terdiri atas Korea, Malaysia, dan Hongkong.Juara dan runner-up grup maju ke perempat final dengan juara dan runner-up Grup A bertemu runner-up dan juara Grup C, begitu pula Grup B dan D. Dengan demikian, pada perempat final Indonesia kemungkinan bertemu Korea atau Malaysia yang berpeluang besar menjadi juara atau runner-up Grup D.Dilihat dari pemain, kata Taufik, Korea lebih kuat dibanding Malaysia karena mempunyai dua ganda di peringkat atas sedangkan Malaysia hanya memiliki satu pasangan.Ganda putra Korea Jung Jae Sung/Lee Yong Dae, dan Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seon berturut-turut menempati peringkat dua dan empat dunia, sedangkan Malaysia hanya mempunyai pasangan Koo Kien Keat/Tan Boon Heong yang berperingkat enam dunia.Tim Indonesia rencananya akan bertolak menuju Macau pada Kamis (9/2/12) dan mulai bertanding pada Senin (13/1/12) dengan melawan tuan rumah Macau.

1/15/12

MAYBANK Malaysia Open Presented by PROTON : Taufik Terhenti di Perempat Final

     

     Tournament kedua di tahun 2012 telah diikuti oleh seorang Taufik Hidayat, namun sepak terjang Taufik di Stadium Putra (Malaysia) hanyalah dalam 3 pertandingan. Langkahnya terhenti di babak perempat final oleh Pebulutangkis peringkat pertama dunia yang juga merupakan atlet tuan rumah, Lee Chong Wei. 
LCW yang juga merupakan sahabat TH berhasil mengalahkan langkah sahabatnya dengan score 21-9,21-18 dalam 35 menit. 
Kekalahan Taufik Hidayat di perempat final mengingatkan partai Final Malaysia Open 2011 yang juga dimenangkan oleh LCW.


Match overview
Time
ScoreDuration
Wed 1/11/2012 1:50 PM
Taufik HIDAYAT
-
Tien Chen CHOU
21-14 21-9

0:32
Thu 1/12/2012 5:00 PM
Tien Minh NGUYEN [8]
-
Taufik HIDAYAT
11-21 14-21

0:40
Fri 1/13/2012
Chong Wei LEE [1]
-
Taufik HIDAYAT
21-9 21-18

0:35